Loading Now
×

Catatan Kecil Tentang Radisson Batam dan Anjing Pendamping

Gambar vektor perempuan dan anjing pelayan di sebuah hotel mewah. (Dok. Sarah Senang / Gemini AI)

Ada satu hal yang menarik saat aku sedang menjelajah internet empat jam yang lalu. Sebuah hotel membangun menggaet calon tamunya. Aku menemukan bahwa jaringan hotel Radisson cukup aktif beriklan di sebuah portal besar yang dimiliki oleh raksasa Microsoft, lalu direct link ke situs resmi mereka.

Menurutku ini menarik, karena pengunjung bisa mendapatkan informasi dari sumber pertama tanpa harus tersesat di berbagai konten yang belum tentu akurat. Rasanya seperti bertemu langsung dengan pihak yang memang memiliki informasi lengkap, bukan sekadar mengikuti keramaian yang sedang viral di media sosial.

Dari sana, aku menemukan informasi lain yang tidak kalah menarik, kebijakan mengenai hewan yang diperbolehkan masuk ke area hotel. Sebagai orang Indonesia yang awam soal hal ini, literasi ku bertambah. Awalnya aku mengira Radisson tidak memperbolehkan hewan masuk kedalamnya. Namun setelah membaca lebih lanjut, ternyata hewan boleh masuk lho ! Tapi, hewan pendamping tertentu, khususnya Anjing Pelayan yang dan Anjing Pendukung Emosional.

Hal ini membuatku penasaran. Karena tidak semua anjing pendamping memiliki status yang sama

Dalam berbagai referensi yang aku baca, terdapat perbedaan penting antara “service dog” dan “emotional support dog”. Sekilas keduanya tampak sama karena sama-sama mendampingi manusia, tetapi secara fungsi maupun pengakuan hukumnya ternyata berbeda.

Service Dog (Anjing Pelayan)

Service dog adalah anjing yang telah mendapatkan pelatihan khusus untuk membantu penyandang disabilitas atau kondisi medis tertentu.

Tugas mereka bukan sekadar menemani pemiliknya, melainkan melakukan pekerjaan yang spesifik. Misalnya:

  • Memandu penyandang tunanetra.
  • Memberikan peringatan kepada penderita diabetes.
  • Membantu mendeteksi gejala serangan epilepsi.
  • Membantu individu dengan gangguan mobilitas tertentu.

Karena memiliki fungsi yang jelas dan terukur, di banyak negara service dog memperoleh perlindungan hukum khusus. Mereka diperbolehkan mendampingi pemiliknya ke berbagai fasilitas umum seperti restoran, transportasi publik, hotel, hingga pesawat terbang.

Secara sederhana, mereka dipandang sebagai “anjing pekerja” yang menjalankan tugas tertentu, bukan hanya hewan peliharaan.

Emotional Support Dog (Anjing Pendukung Emosional)

Berbeda dengan service dog, emotional support dog berfungsi memberikan kenyamanan psikologis dan dukungan emosional kepada pemiliknya.

Kehadiran mereka dapat membantu individu yang mengalami:

  • Kecemasan berat.
  • Depresi.
  • Gangguan stres tertentu.
  • Fobia atau kondisi psikologis lainnya.

Menariknya, anjing jenis ini tidak selalu memerlukan pelatihan khusus untuk menjalankan tugas tertentu. Kehadiran mereka sendiri sudah memberikan manfaat terapeutik bagi pemiliknya.

Namun secara hukum, status mereka umumnya tidak sama dengan service dog. Di banyak tempat, mereka tidak otomatis memperoleh akses ke seluruh area publik yang melarang hewan peliharaan. Karena itu, hak akses mereka biasanya lebih terbatas dan bergantung pada regulasi yang berlaku.

Dan di Radisson kedua anjing ini boleh !

Mengapa Hanya Anjing?

Kemungkinan besar alasan utama berbagai regulasi internasional lebih banyak mengakui anjing sebagai hewan pendamping resmi karena kemampuan mereka untuk dilatih secara konsisten dan bekerja dalam berbagai situasi yang sulit diprediksi. Anjing memiliki sejarah panjang sebagai hewan kerja yang membantu manusia, mulai dari pencarian dan penyelamatan, pendamping tunanetra, hingga unit K-9 yang digunakan dalam berbagai operasi keamanan.

Dengan standar pelatihan yang ketat, keberadaan mereka dapat lebih mudah diintegrasikan ke ruang publik tanpa mengganggu kenyamanan maupun keamanan pengunjung lainnya.

Jadi, Kalau ke Batam?

Setelah membaca berbagai informasi tersebut, aku jadi melihat hotel bukan hanya sebagai tempat menginap, tetapi juga sebagai ruang yang berusaha mengakomodasi kebutuhan tamu dengan latar belakang yang beragam.

Bagi yang sedang mencari tempat menginap untuk perjalanan bisnis maupun liburan di Batam, salah satu pilihan yang menarik adalah Radisson Golf & Convention Center Batam.

Hotel ini berada di kawasan Padang Golf Sukajadi dan dikenal memiliki fasilitas konvensi yang besar, termasuk grand ballroom yang menjadi salah satu yang terbesar di Pulau Batam.

Pada akhirnya, yang paling menarik dari pencarian sederhana ini adalah pengetahuan baru tentang bagaimana ruang publik berupaya menjadi lebih inklusif bagi orang-orang yang membutuhkan bantuan khusus dalam menjalani aktivitas sehari-hari. Informasi yang selama ini jarang aku pikirkan, sebagai orang Indonesia.

Diolah dari

  1. https://www.radissonhotels.com/en-us/hotels/radisson-batam-golf-convention
  2. https://adata.org/service-animal-resource-hub-differences
  3. https://www.medicalservicedogs.org/difference-between-service-dog-and-emotional-support-animal/
  4. https://ftp.kerusso.com/royal-network/emotional-support-animal-pengertian-dan-manfaatnya-1767648979
  5. https://www.youtube.com/shorts/P1HBHcGaQVI
  6. https://www.instagram.com/reel/DKehxUSBxjB/
  7. https://www.canr.msu.edu/news/service-therapy-and-emotional-support-animals-what-s-the-difference

Post Comment